Author:
Asrudin; Mirza Jaka Suryana, dkk
SKU: Buku
Price: Rp. 98,800
Fenomena hubungan internasional semakin lama semakin mendekat ke persoalan sehari-hari penduduk di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Cara kita menjalani kehidupan sehari-hari sangat jelas dipengaruhi oleh kejadian-kejadian di arena internasional. Keberhasilan kita untuk memenuhi kebutuhan fisik, seperti pangan, sangat ditentukan oleh fenomena internasional. Upaya kita untuk menjadi pintar, juga sangat sangat terkendala oleh banyak hal yang terjadi di luar wilayah kita. Itu berarti bahwa kita mesti belajar untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di luar sana. Kita mesti belajar mendeskripsikan apa yang terjadi. Mencoba mengerti mengap itu terjadi dan bagaimana mengatasi dampaknya terhadap kehidupan kita. Karena itulah saya menyambut dengan gembira penerbitan karya-karya seperti yang terhimpun dalam buku ini: 'Refleksi Teori Hubungan Internasional: dari Tradisional ke Kontemporer'. Buku yang tidak hanya menyajikan analisis ilmiah, tetapi juga menyajikan perspektif nilai mengenai apa yang mesti dilakukan sehingga kehidupan di arena internasional itu bisa relevan dan bermanfaat bagi upaya manusia menyelesaikan masalah keseharian mereka.
Prof. Dr. Mohtar Mas'oed
Guru Besar Fisip Universitas Gadjah Mada (UGM)
Studi Hubungan Internasional di Indonesia, meskipun termasuk bidang studi yang cukup banyak diminati, masih kekurangan berbagai literatur akademis mengenai bidang studi itu sendiri. Kekurangan itu akan semakin terasa apabila kita melihat ketersediaan berbagai buku-buku teks (text-books) dalam bahasa Indonesia. Kalaupun tersedia, buku-buku teks yang ada pada umumnya bersifat pengantar. Buku Refleksi Teori Hubungan Internasional: Dari Tradisional ke Kontemporer ini, patut disambut baik sebagai langkah awal dari dimulainya tradisi penulisan buku-buku teks mengenai perkembangan 'teori' hubungan internasional dalam bahasa Indonesia, khususnya yang bersifat advanced. Para mahasiswa, akademisi, dan peminat Studi Hubungan Internasional pada umumya, akan mendapat manfaat besar dari buku ini.
Dr. Rizal Sukma
Deputy Executive Director Center for Strategic and International Studies (CSIS).
Dalam beberapa waktu belakangan ini, fenomena hubungan internasional telah dan akan terus menunjukkan komplekitas yang semakin tinggi. Hal ini ditunjukkan bukan saja pada semakin beragamnya aktor hubungan internasional yang saling berinteraksi (the actors), tetapi juga ditunjukkan dengan semakin bervariasinya isu (the issues) yang diperbincangkan dalam hubungan internasional serta semakin rumitnya proses interaksi (the process) yang terjadi antar berbagai aktor hubungan internasional. Sementara itu di sisi lain, perkembangan teori hubungan internasional terkesan terseok-seok, bila tidak dikatakan mandeg sama sekali, dalam menerangkan berbagai fenomena hubungan internasional. Untuk itu, semua upaya yang dilakukan untuk terus meninjau perkembangan teori Hubungan Internasional bukan saja patut diapresiasi secara positif tetapi juga patut didorong tingkat kuantitas dan kualitasnya dalam komunitas hubungan internasional di Indonesia. Buku ini tentunya juga patut disambut gembira karena telah mendorong upaya petualangan ilmiah yang lebih kritis untuk meninjau kembali berbagai upaya teorisasi Hubungan Internasional. Terlepas dari beberapa kelemahan metodologis, buku ini dapat menjadi salah satu referensi utama dalam studi Hubungan Internasional di Indonesia, terlebih di tengah terbatasnya literatur Hubungan Internasional berbahasa Indonesia. Buku ini diharapkan dapat memperkaya studi Hubungan Internasional di Indonesia dan dapat pula membantu kita dalam memahami berbagai perkembangan hubungan internasional dewasa ini.
Prof. Anak Agung Banyu Perwita, Ph.D